© 2021 | DanceSignal Pte.Ltd | All Rights Reserved.

LXXY Bali| Official Statement for War On Drugs

LXXY Bali, Club terbaik nomer 90 dunia yang membanggakan Indonesia tiba tiba saat ini sedang mendapatkan publikasi buruk dari media nasional seiring terjadinya insiden penangkapan salah satu karyawannya oleh pihak kepolisian dan BNN ( Badan Narkotika Nasional ) pada hari Jumat 9 Mei 2021.

DH, sang entertainment manager tertangkap bersama JAF, seorang wanita selebgram yang aktif dikenal sebagai ikon kecantikan yang juga mempunyai produk skin care, di sebuah villa di area kerobokan, Bali Utara

serta berlanjut dengan pemeriksaan di rumah tempat tingal DH dimana akhirnya ditemukan barang bukti antara lain berupa serbuk putiih sabu seberat 0,78 gram, satu buah klip berisi kristal bening yang berisi sabu seberat 3,73 gram.

Serta satu buah klip berisi tiga butir pil atau tablet warna kuning yang mengandung sabu seberat 1,05 gram. termasuk satu buah bong lengkap, delapan pipa kaca sisa pemakaian, satu buah korek gas, dan dua ponsel.

Kini pihak berwajib tengah memproses kasus ini dimana memang JAF sudah dibidik sejak awal tahun 2021.

LXXY Bali adalah satah satu club yang dikenal dengan line-up guest DJ terbaik dunia dan bahkan menjadikan first-liner DJ lokal Indonesia sering dikontrak menjadi semi-resident DJ diclub tersebut.

Pihak LXXY Bali jelas merasa dirugikan terkait pemberitaan ini dan berniat untuk secara terbuka membantu pihak berwajib untuk proses kelancaran kasus inii.

Berikut pernyataan resmi dari pihak LXXY Bali.

Pesan yang bisa kita ambil dari kasus ini adalah serangan narkoba tidak akan pernah ada habisnya dan tidak pernah ada hal positif dari benda-benda haram tersebut. Justru mengakibatkan citra clubbing semakin buruk dimata orang awam yang padahal narkoba sangat bisa terjadi diluar dance floor.

Kejadian ini semoga menjadi pelajaran untuk kita bersama. Lets #WarOnDrugs.


LXXY Bali, the world’s number 90 best club that makes Indonesia proud is suddenly receiving bad publicity from the national media following the incident of the arrest of one of its employees by the police and BNN (National Narcotics Agency) on Friday 9 May 2021.

DH, the entertainment manager, was caught with JAF, an active celebrity woman known as a beauty icon who also has skincare products, at a villa in the Kerobokan area, North Bali

and continued with an inspection at DH’s house where evidence was finally found, including: in the form of white shabu powder weighing 0.78 grams, one clip containing clear crystals containing methamphetamine weighing 3.73 grams.

As well as one clip containing three pills or yellow tablets containing 1.05 grams of methamphetamine. including one complete bong, eight leftover glass pipes, one gas lighter, and two cell phones.

Now the authorities are processing this case where JAF has been targeted since early 2021.

LXXY Bali is one of the clubs known for its line-up of the world’s best guest DJs and even local Indonesian first-liner DJs are often contracted as semi-resident DJs at the club.

LXXY Bali clearly feels aggrieved regarding this news and intends to openly assist the authorities in the smooth process of this case.

The following is an official statement from LXXY Bali.

The message we can take from this case is that drug attacks will never end and there will never be anything positive about these illicit objects. In fact, it makes the image of clubbing worse in the eyes of ordinary people, even though drugs can really happen outside the dance floor.

Hopefully, this incident will be a lesson for all of us. Let’s #WarOnDrugs.

TAG

RELATED

ABOUT | ABOUT | ABOUT | ABOUT

error: Content is protected !!